- By
- 10 Jun 2022
- 720
Cabai
Cabai adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum.
Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu,
tergantung bagaimana pemanfaatannya. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat
populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa untuk makanan. Bagi
seni masakan Padang, cabai bahkan dianggap sebagai "bahan makanan
pokok" kesepuluh (alih-alih kesembilan). Sangat sulit bagi masakan Padang
dibuat tanpa cabai.
Manfaat Cabai
Cabai merah besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah
satu jenis sayuran yang memilki nilai ekonomi yang tinggi. Cabai mengandung
berbagai macam senyawa yang berguna bagi kesehatan manusia.[1] Sun et al.
(2007) melaporkan cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga
tubuh dari serangan radikal bebas. Kandungan terbesar antioksidan ini adalah
pada cabai hijau. Cabai juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang
berperan sebagai zat antikanker (Kilham 2006; Bano & Sivaramakrishnan
1980).
Cabai (Capsicum annum L.) merupakan salah satu
komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia karena
memiliki harga jual yang tinggi[2] dan memiliki beberapa manfaat kesehatan
yang salah satunya adalah zat capsaicin yang berfungsi dalam mengendalikan penyakit
kanker. Selain itu, terdapat kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada cabai
dapat memenuhi kebutuhan harian setiap orang, tetapi harus dikonsumsi
secukupnya untuk menghindari nyeri lambung.
Kegunaan
Cabai adalah buah pokok di Bhutan. Orang Bhutan
menyebut tanaman ini ema (dalam Dzongkha) atau solo (dalam Sharchop). Ema
datshi seluruhnya terbuat dari cabai yang dicampur dengan keju lokal.

