berita
- By
- 10 Jun 2022
- 941
Kembang sepatu
Kembang sepatu (Jawa: ꦏꦼꦩ꧀ꦧꦔ꧀ꦮꦺꦴꦫꦮꦫꦶ, translit. kêmbang worawari; bahasa Latin: Hibiscus rosa-sinensis L.) adalah tanaman semak suku Malvaceae yang berasal
dari Asia Timur dan banyak ditanam sebagai tanaman hias di
daerah tropis dan subtropis. Bunga besar, berwarna merah dan tidak berbau.
Bunga dari berbagai kultivar dan hibrida bisa berupa bunga tunggal (daun mahkota
selapis) atau bunga ganda (daun mahkota berlapis) yang berwarna putih hingga
kuning, oranye hingga merah tua atau merah jambu.
Manfaat
Kembang sepatu banyak dijadikan tanaman
hias karena bunganya yang cantik. Bunga digunakan untuk menyemir sepatu
di India dan sebagai bunga persembahan. Di Tiongkok, bunga yang berwarna merah digunakan
sebagai bahan pewarna makanan. Di Indonesia, daun dan bunga digunakan dalam berbagai
pengobatan tradisional. Kembang sepatu yang dikeringkan juga diminum sebagai
teh.
Di Okinawa, Jepang digunakan sebagai tanaman pagar.
Di bagian selatan Okinawa, tanaman ini disebut Gushōnu hana (bunga kehidupan
sesudah mati) sehingga banyak ditanam di makam.
Cara Menanam Kembang Sepatu
Tanah gembur di sekitar tanaman akan memungkinkan
drainase yang lebih baik, dan seharusnya tidak memadat ke bawah. Cabutlah
rumput liar yang terlihat agar tanaman kembang sepatu Anda tidak perlu berebut
ruang dan juga nutrisi dari tanah.
Jika Anda mendapati bintik-bintik atau daun busuk,
coba gunakan insektisida untuk membasmi setiap penyakit ataupun hama yang
merusak kembang sepatu. Meskipun terkesan bertentangan atau tidak masuk akal,
sebenarnya pemangkasan membantu meningkatkan pertumbuhan baru dan membuat
munculnya lebih banyak bunga.

