Kembang sepatu

Kembang sepatu (Jawa: ꦏꦼꦩ꧀ꦧꦔ꧀ꦮꦺꦴꦫꦮꦫꦶ, translit. kêmbang worawaribahasa LatinHibiscus rosa-sinensis L.) adalah tanaman semak suku Malvaceae yang berasal dari Asia Timur dan banyak ditanam sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis. Bunga besar, berwarna merah dan tidak berbau. Bunga dari berbagai kultivar dan hibrida bisa berupa bunga tunggal (daun mahkota selapis) atau bunga ganda (daun mahkota berlapis) yang berwarna putih hingga kuning, oranye hingga merah tua atau merah jambu.

Manfaat

Kembang sepatu banyak dijadikan tanaman hias karena bunganya yang cantik. Bunga digunakan untuk menyemir sepatu di India dan sebagai bunga persembahan. Di Tiongkok, bunga yang berwarna merah digunakan sebagai bahan pewarna makanan. Di Indonesia, daun dan bunga digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional. Kembang sepatu yang dikeringkan juga diminum sebagai teh.

Di OkinawaJepang digunakan sebagai tanaman pagar. Di bagian selatan Okinawa, tanaman ini disebut Gushōnu hana (bunga kehidupan sesudah mati) sehingga banyak ditanam di makam.

 

Cara Menanam Kembang Sepatu

Tanah gembur di sekitar tanaman akan memungkinkan drainase yang lebih baik, dan seharusnya tidak memadat ke bawah. Cabutlah rumput liar yang terlihat agar tanaman kembang sepatu Anda tidak perlu berebut ruang dan juga nutrisi dari tanah.

 

Jika Anda mendapati bintik-bintik atau daun busuk, coba gunakan insektisida untuk membasmi setiap penyakit ataupun hama yang merusak kembang sepatu. Meskipun terkesan bertentangan atau tidak masuk akal, sebenarnya pemangkasan membantu meningkatkan pertumbuhan baru dan membuat munculnya lebih banyak bunga.