berita
- By
- 10 Jun 2022
- 326
Pucuk merah
Pucuk merah atau daun
pucuk merah (Syzygium myrtifolium) adalah spesies tumbuhan yang dikenal
sebagai tanaman hias yang berasal
dari genus Syzygium.[1] Warna tunas daun
yang baru muncul memiliki warna merah menyala sehingga tumbuhan ini memiliki
sebutan Pucuk Merah. Warna daun akan berubah
perlahan menjadi hijau seiring berjalannya waktu.[2] Pucuk merah
merupakan sejenis tanaman perdu yang biasanya
dijadikan tanaman hias di
pekarangan rumah, perkantoran dan
sebagainya serta masih termasuk ke dalam family yang sama dengan tanaman
cengkih. Bila diperhatikan, bentuk tajuk dan daunnya pun sangat menyerupai
tanaman cengkih.[3][4] Tumbuhan ini
merupakan tanaman asli dari Bangladesh, Borneo, Jawa, semenanjung Malaya, Myanmar, Filipina, Sumatra, dan Thailand.[5]
Budidaya[sunting | sunting sumber]
Tanaman ini sering ditanam di pinggir
jalan, halaman maupun di pekarangan rumah. Pucuk merah dapat diperbanyak bisa
dengan 2 cara yakni cara Vegetatif dan cara generatif.[a][1] Selain alasan
keindahan, pohon ini ditanam karena memiliki akar tunggang yang mampu menghujam
ke dalam tanah secara kokoh untuk merehabilitasi lahan, mencegah longsor dan
menyimpan cadangan air.[3]
Manfaat[sunting | sunting sumber]
Pucuk merah memiliki kemampuan menyerap
karbon dioksida (CO2) lebih besar dibandingkan jenis tumbuhan yang lain. Hal
ini dilihat dari laju fotosintesis dan kandungan timbal (PB) daun pucuk merah.[6] Disamping itu,
tanaman ini dapat mencegah longsor dan menyimpan cadangan air. Hal ini
dikarenakan tanaman ini memiliki struktur akar tunggang yang kokoh.[6][3]
Morfologi[sunting | sunting sumber]
Akar pucuk merah terdiri dari akar tunggang yang merambat dan terus
membesar. Akar berbentuk bulat dan berwarna coklat. Akar dari tanaman ini bisa
menopang lebih kuat agar tanaman pucuk merah bisa berdiri tegak; bentuk batang
yang bulat, berkayu, dan mempunyai kambium didalamnya. Tinggi dari batang pucuk merah ini
bisa mencapai ketinggian 5 meter jika tumbuh di
tempat yang subur dan terdapat nutrisi yang tinggi; daun pucuk merah ini berbentuk
oval dengan lancip pada ujung daunnya, untuk struktur daun pucuk merah
mempunyai tulang daun dengan tumbuh di tiap rantingnya.[
Cara Menanam
Pucuk Merah
1. Siapkan Media Tanam
Cara
menanam pucuk merah yang pertama adalah dengan menyiapkan media tanam yang
tepat.
Campurkan
media tanam yang gembur dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
Ayak kedua campuran tersebut, ambil bagian halusnya. Pastikan bagian yang halus
sudah tercampur dengan rata.
Siapkan polybag warna
gelap dengan diameter 10-15cm. Lubangi bagian bawahnya dan isilah dengan media
tanam halus.
Simpan
dalam area yang sejuk dan diamkan selama kurang lebih satu minggu.
2. Siapkan Bahan Tanam
Stek
3. Proses Penanaman
Pucuk Merah
Ambil stek
pucuk merah dan oleskan bagian dasar stek dengan hormon auksin. Buatlah lubang
tanam pada polybag dan tanamkan bahan stek ke dalamnya. Tutup
kembali dengan tanah hingga lalu siram tanaman dengan
air.
Pastikan Moms
dan Dads meletakkan polybag ini di tempat yang teduh selama 2
minggu. Tujuannya untuk memastikan stek sudah kuat dan beradaptasi dengan
lingkungan yang baru.
Setelah
diistirahatkan selama 2 minggu, pindahkan polybag ke area yang
terkena sinar matahari.
4. Pucuk Merah Siap
Ditanam ke Lahan Tanam
Setelah
2 bulan, Moms dan Dads dapat memindahkan pucuk merah yang ada di dalam polybag ke
lahan tanam. Cara menanam pucuk merah agar berhasil yang perlu diperhatikan
selanjutnya adalah memilih lokasi penanaman terbuka dan terkena sinar matahari
penuh.
Gali
dan lubangi tanah lahan tanam dengan ukuran 30x30x30cm. Pada lubang tersebut,
campurkan tanah galian dan pupuk kandang. Masukkan bibit stek pucuk merah ke
dalam lubang tanam.

