- By
- 10 Jun 2022
- 1237
Pepaya
adalah tumbuhan yang diperkirakan berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan.Pepaya kini telah menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. C. papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, "papaja", yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, "papaya". Dalam bahasa Jawa pepaya disebut "katès" dan dalam bahasa Sunda "gedang".
Morfologi
Pada daunnya memiliki morfologi
memiliki lamina serta petiolus. Tulang daunya
memiliki 5 Costa atau ibu tulang
yang disertai dengan nervus
lateralis atau yang disebut cabang tulang dan Urat daun atau yang disebut vena. Daun ini termasuk
daun dengan toreh yang tidak merdeka dan termasuk
jenis tepi daun yang bertoreh bercangap menjari atau palmatifidus tiap Apex
folii atau ujung daun ialah Acutus atau runcing
Kegunaan
Buah pepaya dimakan dagingnya, baik
ketika muda maupun masak. Daging buah muda dimasak sebagai sayuran sedangkan
daging buah masak dimakan segar atau sebagai campuran koktail buah. Pepaya dimanfaatkan pula daunnya sebagai sayuran dan pelunak daging. Daun pepaya
muda dimakan sebagai lalapan (setelah dilayukan dengan air panas) atau
dijadikan pembungkus buntil.
Pemerian
Pohon pepaya umumnya tidak bercabang
atau bercabang sedikit, tumbuh hingga setinggi 5–10 m dengan daun-daunan yang
membentuk serupa spiral pada batang pohon bagian atas. Daunnya menyirip lima
dengan tangkai yang panjang dan berlubang di bagian tengah. Bentuknya dapat
bercangap ataupun tidak. Pepaya kultivar biasanya bercangap dalam.
Manfaat buah pepaya[sunting | sunting
sumber]
Pepaya memiliki manfaat yang banyak
karena pepaya banyak mengandung vitamin A yang baik untuk
kesehatan mata, pepaya juga memperlancar pencernaan bagi yang sulit buang air besar. Di beberapa tempat buah pepaya
setengah matang dijadikan rujak buah manis bersama dengan buah bengkoang, nanas, apel, belimbing, jambu air.
Manfaat biji pepaya[sunting | sunting
sumber]
Dokter Wahyu Triasmara
menjelaskan bahwa biji buah pepaya bermanfaat sebagai antioksidan dalam darah karena dapat
menurunkan kadar kolesterol dan LDL, serta meningkatkan kadar HDL
(lipoprotein
densitas tinggi). Biji pepaya memiliki efek hipolipidemia untuk terapi hiperlipidemia yang disebabkan oleh
kadar lemak
nabati atau kolesterol dalam jumlah terlalu tinggi karena ekstrak biji
tersebut berisi kandungan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, antrakuinon, dan antosianin. Menurutnya biji pepaya dapat
dikonsumsi dengan cara diblender dan disajikan seperti membuat jus, ataupun dengan cara diseduh
seperti menyeduh kopi setelah terlebih dahulu dikeringkan dan diblender

