berita
- By
- 10 Jun 2022
- 1258
Mahkota Duri
|
Kerajaan: |
|
|
Divisi: |
|
|
Kelas: |
|
|
Ordo: |
|
|
Famili: |
|
|
Genus: |
|
|
Spesies: |
E. milii |
|
Euphorbia
milii |
|
Euphorbia milii merupakan
salah satu spesies dari 2000 spesies lain dari genus Euphorbia.
spesies yang asli diberi nama E. milii varietas splendens/E.splendens.[1] Tumbuhan ini diduga berasal
dari Timur Tengah sejak zaman purba dan dikaitkan
dengan "Mahkota Duri" yang dikenakan
pada Yesus Kristus.[1]
Varietas ini tumbuh sedikit menjalar (scrambing),
memiliki seludang bunga (cyathia) berwarna merah berukuran 1 cm dan
berbunga sejati berwarna kuning. E. splendens dapat tumbuh mencapai
60-240 cm.
selain E. splendens yang berbunga merah, ada juga yang berwarna kuning yaitu
varietas lutea yang berukuran lebih pendek dari berbunga merah. Sekarang ini
para pemuliaan tanaman sudah banyak mengembangkan E.milii. Salah satu Negara
yang mengembangkan E. milii sampai saat ini adalah Thailand. Selain Thailand,
Indonesia dan Malaysia juga sudah mulai membudidayakan E. milli. Di Indonesia,
euphorbia ini dikenal dengan nama Pakis giwang.
Khasiat[
E.milii selain digunakan sebagai tanaman hias,
juga berkhasiat sebagai obat. Obat yang dibuat dari E.milii diantaranya yaitu:
·
Pendarahan rahim
Bunga sebanyak 10-15 kuntum direbus dengan 50
gram daging sapi tanpa lemak. Kudapan itu bisa dimakan sebagai sup.
·
Hepatitis
Pucuk batang yang masih segar (9-15 g), diiris
tipis dan direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Air rebusan
tersebut bisa diminum dengan madu.
·
Luka bakar
Daun dan batang direbus dengan air sampai
mendidih, setelah dingin digunakan sebagai pengompres.
·
Bisul
Batang diiris tipis dan dibakar dan
ditempelkan pada bisul.

