berita
- By
- 10 Jun 2022
- 1031
Tanaman Kamboja
kamboja atau semboja[2] (Plumeria) adalah sekelompok
tumbuhan dalam marga Plumeria. Bentuknya berupa pohon kecil dengan daun jarang namun tebal.
Bunganya yang harumnya sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah
keunguan, biasanya lima helai. Bunga dengan empat atau enam helai mahkota bunga
oleh masyarakat tertentu dianggap memiliki kekuatan gaib. Jenis akarnya serabut
dan tekstur bunganya tidak terlalu kasar dan tidak terlalu halus.
Jenis-Jenis
Bunga kamboja tidak hanya terdiri dari satu
jenis saja melainkan bermacam-macam, di antaranya Plumeria Bali-Whirl.
Bunga kamboja ini memiliki mahkota yang bertumpuk, sedang cara
memperbanyak serta melestarikannya adalah dengan penyetekkan.[3] Ada
juga Plumeria acuminata, bentuk mahkotanya membulat serta bagian
ujungnya menggulung.[3] Yang
ketiga yakni Plumeria acutifolia, bau bunganya harum dan berkhasiat
untuk obat kencing
nanah, bengkak serta bisul.[3] Bunga
kamboja jenis ini sering digunakan untuk upacara keagamaan oleh orang Bali.[3]
Kegunaaan
Obat
Bunga kamboja mempunyai sejumlah senyawa yang
berkhasiat sebagai obat, yakni triterprenoid amirin, lupeol, dan
fulvoplumierin.[5] Zat-zat tersebut bersifat
antipiretik (menurunkan demam), antiinflarnatif (mengatasi
radang), dan analgesik (meredakan rasa sakit).[5] Karena
kandungan-kandungan inilah, bunga kamboja berguna untuk mengurangi nyeri haid dan
mencegah pingsan akibat udara panas
atau terkena sinar matahari (heat
stroke).[5]
Makanan
Bunga kamboja juga dapat digunakan untuk
membuat berbagai macam makanan ringan, misalnya, untuk
membuat tempura bunga.[5] Caranya mudah, yaitu hanya
dengan melumuri bunga kamboja segar dengan adonan bumbu berupa bawang
putih, merica, garam dicampur
dengan tepung
terigu serta baking
powder dan menggorengnya hingga
garing seperti kerupuk

