Tanaman Pinang atau Nangpi

Pinang[1] atau nangpi (Areca catechu) (bahasa Inggris: Betel palm) adalah salah satu jenis tumbuhan monokotil yang tergolong palem-paleman. Pohon pinang masuk ke dalam famili Arecaceae pada ordo Arecales. Pohon ini merupakan salah satu tanaman dengan nilai ekonomi dan potensi yang cukup tinggi. Tanaman yang memiliki batang lurus dan ramping ini memiliki banyak sekali manfaat dan umum dikenal sebagai tanaman obat. Pemanfaatan tanaman pinang selain untuk ekspor ke Tiongkok dan beberapa negara Asia Selatan, di beberapa daerah Sumatera dan Kalimantan dimanfaatkan untuk acara seremonial seperti ramuan sirih pinang untuk upacara adat. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah mengubah pola pemanfaatan tanaman pinang seperti untuk keperluan farmasi dan industri, sementara India dan Tiongkok saat ini telah mengolah pinang menjadi permen.

Variasi

·         Pinang Betara

. Pinang Aceh

·         Pinang Bulawan

·         Pinang Merah

Pinang merah (Gyrtostachys lakka Becc)

Pinang Hutan

Pinang hutan (Pinanga Kuhlii 

 Pinang Irian

Pinang irian (Prychosperma macarthurii Nicholson

·         Pinang Biru

Pinang biru (Pinanga coronata B1 Mart)

·         Pinang Kelapa

Pinang kelapa (Actinorhytis calapparia BI Wendi

 

Bagian yang dapat digunakan beserta manfaatnya

iji ini dimanfaatkan orang sebagai salah satu campuran ketika mengunyah sirih, selain gambir dan kapur.

Bagian utama tanaman pinang yang biasa dimanfaatkan yakni biji dan batangnya. Biji pinang mengandung alkaloid seperti misalnya arekaina (arecaine) dan arekolin, yang sedikit banyak bersifat racun dan adiktif, dapat merangsang otak. Sediaan simplisia biji pinang di apotek biasa digunakan untuk mengobati cacingan, terutama untuk mengatasi cacing pita.