berita
- By
- 13 Jun 2022
- 777
Puring (Codiaeum Variegatum)
Puring
(Codiaeum variegatum) merupakan tanaman
hias yang saat ini sedang populer dan banyak diincar oleh masyarakat sebagai
penghias pekarangan rumah atau sudut ruangan. Tak hanya indah, tanaman Puring
juga terkenal dengan perawatannya yang mudah. Berikut informasi menarik tentang
tanaman Puring yang perlu kamu ketahui
Ciri,
Bentuk dan Warna
Puring
(Codiaeum variegatum) merupakan satu jenis tumbuhan hias yg saat ini sedang populer. Tanaman ini
disukai banyak orang lantaran mempunyai bentuk & rona daun yg menarik dan
bervariasi. Tanaman Puring asal menurut kepulauan Indonesia & sudah
menyebar ke wilayah beriklim tropis & sub tropis.
Puring
(Codiaeum variegatum) mempunyai akar tunggang berwarna kuning muda. Tanaman ini
merupakan tumbuhan pohon mini atau semak yg mempunyai tinggi sampai 4
meter.
Tanaman
Puring mempunyai batang berkayu, berbentuk bulat. keras & mempunyai poly
cabang dan berwarna coklat kehijauan. Puring mempunyai bentuk daun yg
bermacam-macam, terdapat yg bergelombang, merata, atau terpilin. Ujung daunnya
pun terdapat yg berbentuk runcing atau tumpul.
Daun
tumbuhan Puring tersusun selang-seling,
terdapat yg berhadap-hadapan & duduk pada ruas btg utama. Tanaman Puring
terdapat yg berwarna kombinasi hijau. hijau tua, coklat, merah & kuning. Di
daunnya masih ada corak berbentuk garis-garis, bintik-bintik atau
belang-belang. Tangkai & daun Puring mempunyai getah berwarna putih yg
transparan.
Cara
menanam:
Berikut
ini beberapa langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk menanam tanaman
Purin! Simak penjelasannya sebagai berikut:
- Siapkan bibit tanaman Puring
- Siapkan pot atau media tanam yang akan digunakan
- Buatlah lubang pada media tanam
- Masukan bibit ke dalam lubang tersebut
- Tutup dengan tanah hingga sebagian bibit tanaman Puring terbenam
- Siram dengan menggunakan air secukupnya
Jika
Ingin meghasilkan Tanaman yang indah maka perlunya perawatan yang baik terhadap
tanaman tersebut, berikut cara merawat tanaman puring dengan benar:
1. Penyiraman
Lakukan
penyirman untuk menjaga kelembaban tanah. Saat musim kemarau sebaiknya lakukan
penyiraman sebanyak 2 kali pada pagi dan sore hari.
2. Pemangkasan
Lakukan
pemangkasan pada tangkai dan daun. Hal ini bertujuan untuk membantu proses
regenerasi dan pertumbuhan tanaman puring lebih cepat dan optimal.
3. Pemupukan
Berikan
pupuk organik yang diformulasikan khusus untuk tanaman hias. Pemberian pupuk
bisa dilakukan 1 minggu sekali atau 3 bulan sekali. Pemberian pupuk bertujuan
untuk mendapatkan tanaman Puring yang subur, berwarna cerah dan tampak indah.
