Puring (Codiaeum Variegatum)

Puring (Codiaeum variegatum) merupakan  tanaman hias yang saat ini sedang populer dan banyak diincar oleh masyarakat sebagai penghias pekarangan rumah atau sudut ruangan. Tak hanya indah, tanaman Puring juga terkenal dengan perawatannya yang mudah. Berikut informasi menarik tentang tanaman Puring yang perlu kamu ketahui

Ciri, Bentuk dan Warna

Puring (Codiaeum variegatum) merupakan satu jenis tumbuhan  hias yg saat ini sedang populer. Tanaman ini disukai banyak orang lantaran mempunyai bentuk & rona daun yg menarik dan bervariasi. Tanaman Puring asal menurut kepulauan Indonesia & sudah menyebar ke wilayah beriklim tropis & sub tropis.

Puring (Codiaeum variegatum) mempunyai akar tunggang berwarna kuning muda. Tanaman ini merupakan tumbuhan  pohon mini   atau semak yg mempunyai tinggi sampai 4 meter.

Tanaman Puring mempunyai batang berkayu, berbentuk bulat. keras & mempunyai poly cabang dan berwarna coklat kehijauan. Puring mempunyai bentuk daun yg bermacam-macam, terdapat yg bergelombang, merata, atau terpilin. Ujung daunnya pun terdapat yg berbentuk runcing atau tumpul.

Daun tumbuhan  Puring tersusun selang-seling, terdapat yg berhadap-hadapan & duduk pada ruas btg utama. Tanaman Puring terdapat yg berwarna kombinasi hijau. hijau tua, coklat, merah & kuning. Di daunnya masih ada corak berbentuk garis-garis, bintik-bintik atau belang-belang. Tangkai & daun Puring mempunyai getah berwarna putih yg transparan.

 

Cara menanam:

Berikut ini beberapa langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk menanam tanaman Purin! Simak penjelasannya sebagai berikut:

  • Siapkan bibit tanaman Puring
  • Siapkan pot atau media tanam yang akan digunakan
  • Buatlah lubang pada media tanam
  • Masukan bibit ke dalam lubang tersebut
  • Tutup dengan tanah hingga sebagian bibit tanaman Puring terbenam
  • Siram dengan menggunakan air secukupnya

Jika Ingin meghasilkan Tanaman yang indah maka perlunya perawatan yang baik terhadap tanaman tersebut, berikut cara merawat tanaman puring dengan benar:

1. Penyiraman

Lakukan penyirman untuk menjaga kelembaban tanah. Saat musim kemarau sebaiknya lakukan penyiraman sebanyak 2 kali pada pagi dan sore hari.

2. Pemangkasan

Lakukan pemangkasan pada tangkai dan daun. Hal ini bertujuan untuk membantu proses regenerasi dan pertumbuhan tanaman puring lebih cepat dan optimal.

3. Pemupukan

Berikan pupuk organik yang diformulasikan khusus untuk tanaman hias. Pemberian pupuk bisa dilakukan 1 minggu sekali atau 3 bulan sekali. Pemberian pupuk bertujuan untuk mendapatkan tanaman Puring yang subur, berwarna cerah dan tampak indah.