Suplir adalah tumbuhan
paku populer untuk penghias ruangan
atau taman yang
termasuk dalam marga Adiantum,
yang tergolong dalam anaksuku Vittarioideae, suku Pteridaceae. Nama
"suplir" merupakan adaptasi dari chevelure (dibaca ʃəv.lyʁ
dari bahasa Prancis,[2] yang
berarti "seluruh rambut di kepala"), nama yang diperkenalkan orang
Belanda sewaktu masa penjajahan.
Pemanfaatan
Suplir tidak memiliki nilai ekonomi penting
selain sebagai tanaman hias yang bisa ditanam di dalam ataupun
di luar ruang. Tumbuhan ini tidak tahan penyinaran matahari langsung. Suplir
menyukai media tumbuh yang gembur, kaya bahan organik (humus), dan selalu
lembap, namun tidak toleran terhadap genangan. Pemupukan dengan kadar nitrogen lebih
tinggi disukainya. Pembentukan spora memerlukan tambahan fosfor dan kalium.